Laman

Sabtu, 30 April 2011

Retrograd Pielografi (RPG)

Tujuan
 Memperlihatkan sistem pielokalises dan ureter dengan cara pengisian kontras positif secara retrograd dengan menggunakan bantuan kateter uretral
 Untuk mencari kelainan morfologi pada sistem pielokalises dan ureter sehubungan dengan kemungkinan adanya tumor, radang dan kelainan faal (fisiologi)bawaan pada traktus urinarius pada ginjal tdk normal fungsinya sehingga tdk dpt dilakukan IVP

Keistimewaan RPG
•Untuk melihat adanya fistel
karena dilakukan pemeriksaan dengan tekanan, sehingga memungkinkan terisinya fistel/saluran yang sangat kecil dengan zat kontras terlihat gambaran fistel.

Teknik Pemeriksaan
•Kateter kecil dimasukkan kedalam ureter melalui uretra, blass dan (salah satu atau kedua) ureter (bila memungkinkan sampai pelvik ginjal).
•Pelaksanaan memasukkan kateter dilakukan oleh dokter ahli urologi atau radiolog yang sudah terlatih dibidang urologi dengan bantuan sistoskopi
Sistoskopy = alat berbentuk stik dengan panjang kira-kira 60 cm dan penampangnya 0,5 cm yang ujungnya dipasang camera dan pangkalnya dihubungkan dengan monitor. (alat teropong)
•Sebelum pemasukan kateter oleh ahli urologi melakukan pemeriksaan buli-buli dengan sistoskopy.
•Kontras positif (Urografin, Iopamiro, Optiray dan sejenisnya) dimasukkan 5-10 cc melalui kateter ke pielum dan kalises, ureter dibawah pengawasan flouroscopy oleh ahli radiologi.
Pembuatan Foto
•Plan Foto
Tujuannya :
1. Untuk mengetahui kondisi kV, mAs, posisi.(radiografer)
2. Untuk melihat posisi ujung kateter.
•Pengisian media kontras 5-10 cc, pembuatan spot foto dibawah pengamatan flouroscopy pada sistem pelvico-kalises dengan posisi AP (lat dan oblik bila diperlukan – radiolog) untuk melihat ureter cukup dengan posisi AP.
Nefrogram
•Kateter dicabut pelan-pelan sampai pertengahan ureter dan dilakukan pengisian ke 2 dengan dosis 5 cc. Pembuatan foto dilakukan sesaat setelah dimasukkan media kontras.

Kateter ditarik sampai ujung kateter berada pada ureterovesiko jungtion, dan dimasukkan 5 cc media kontras.

•Pembuatan foto polos abdomen dilakukan pada posisi supine/berdiri (meja ditiltingkan)setelah kateter dicabut/dikeluarkan, untuk melihat arus kontras dari ginjal ke buli-buli.
Tahap Urologis
•Pada kasus obstruksi ureter dibuat foto 15 menit kemudian.


Dosis Kontras
•Dosis kontras bervariasi antara 10-30 cc tergantung pada besarnya kalises dan pielum.
•Pengisian kontras dihentikan setelah (pada flouroscopy) kalises dan pielum sudah nampak penuh atau adanya keluhan penderita merasa pegal atau sakit pada pinggangnya.
•Tidak diperbolehkan memberi tekanan berlebihan karena kemungkinan yang akan merusak parenkim ginjal dan ruptur ginjal.
•Konsentrasi kontras yang dipakai 100%
•Pencabutan kateter dilakukan oleh ahli radiologi, apabila ada kesulitan dalam mengeluarkan kateter dilakukan oleh ahli urologi.

Komplikasi dari pemeriksaan RPG
- Sepsis (keracunan)
- Perforasi ureter
- Ekstravasasi bahan kontras
- Hematuri
- Anuri edema pada sambungan ureter dan vesika

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar