Laman

Selasa, 17 Mei 2011

Micturating Cysto Urethrography(MCU)

Pengertian
Pemeriksaan radiograf untuk menilaian lower urinary tract atau untuk melihat adanya refluks vesicoureterie dengan menggunakan kontras media positif. Tindakan tidak mengenakkan anak karena untuk memasukkan kontras urographik secara retrograd ke dalam bull dilakukan dengan bantuan kateter; selain itu perlu penanganan yang terjamin sterilitasnya karena tindakan ini bisa mengakibatkan komplikasi infeksi dan atau luka traumatis.Pada kasus infant dan anak yang tidak kooperatif harus dilakukan di bawah kontrol fluoroskopi, sebab foto harus dibuatsaat miksi, dan selain itu saat buli-buli penuh dan post voiding.

Indikasi
·         Kelaianan refluks vesicoureterie
·         Infeksi traktus urinarius
·         Fistula uretrokutan
·         Striktur uretra rekuren,adalah sumbatan saluran uretra : akibat dari robeknya dari jaringan intra uretra dan mengering mengakibatkan melengket dan membentuk sumbatan pada uretra.
Diagnosis

            Diagnosis pertama kali ditegakkan ketika pemasangan kateter melalui uretra tidak dapat dilakukan.Striktur dapat juga dicurigai berdasarkan gejala dan riwayat medik seseorang.Diagnosis pasti dibuat dengan pemeriksaan yang dikenal dengan uretrografi retrograde atau urethrocystography.Diagnosis pasti pada wanita adalah dengan bougie a boule, dengan tanda khas berupa hambatan pada waktu lepas.
Diagnosa Banding
Ø  Ruptura Uretra
Ø  Gambaran ekstravasasi kontras
Persiapan
1.      Persiapan Pasien :
Ø  Rektum dikosongkan kecuali pada keadaan akut.
Ø  Buli-buli dikosongkan
Ø  Pasien  melepas  pakaian yang mengganggu pemeriksaan).
2.      Persiapan alat dan bahan:

a)      blass spuit
b)      bengkok
c)      kontras media 15% -  20 %
d)     aquades
e)      sarung tangan
f)       film dan kaset
g)      jelly
h)      lysolm
i)        apron
Penatalaksanaan

            Pada pasien yang datang dengan retensio urin harus dilakukan sistostomi kemudian baru dilakukan pemeriksaan uretrografi untuk mengetahui adanya striktur uretra. Pada pasien dengan infiltrat urin atau abses dilakukan insisi, sistostomi, baru kemudian dilakukan uretrografi.

            Bila panjang striktur uretra lebih dari 2 cm atau terdapat fistula uretrokutan, atau residif, dapat dilakukan uretroplasty. Bila panjang striktur kurang dari 2 cm dan tidak ada fistal maka dilakukan bedah endoskopi dengan alat Sachse
Teknik Pemeriksaan
*      AP
*      PP                    : Supine di meja pemeriksaan
*      PO                   : SIAS kanan dan kiri sama tinggi
*      CR                   : Vertikal tegak lurus dengan kaset.
*      CP                   : Pada Pertengahan antara Sympisis pubis dengan SIAS
*      Kondisi           : kV : 70    mAS  : 20
*      Kaset menggunakan lysolm diletakkan dibawah Pelvis.
Pencegahan

Tindakan pencegahan yang paling penting adalah berhati-hati terutama dalam pemasangan kateteR

Cara Memasukan Bahan Kontras
v  Menggunakan anestesi lokal (jelly)
v  Menggunakan spuit khusus (blass spuit) untuk memasukkan kontras media ke buli-buli melalui uretra.
v  Ujung Spuit diletakkan pada ujung uretra, pengisian dilakukan dengan perlahan,tekanan yang tetap.
v  Pengisian 150 – 500 cc.
v  Saat buli-buli sudah terasa penuh/nyeri segera dilakukan pemotretan.
v  Posisi AP, Oblik kanan, Oblik kiri dan lateral.
Vesica urinaria dan uretra setelah pengisian medium kontras dan selama miksi. Vesica urinaria diisi melalui kateter (alternatif lain melalui pungsi vesica suprapubik) dengan medium kontras yang dapat larut dalam air dan telah dihangatkan sesuai dengan suhu tubuh sebanyak 150-200 ml. Vesica urinaria perlu diperiksa dari posisi anterior, lateral dan oblik untuk menemukan adanya fistula, divertikel atau ruptur.
Pemasukan medium kontras diatur dengan fluoroskopi intermitten.Pada orang dewasa, vesica urinaria diisi dari botol yang diangkat setinggi 1 m di atas meja pemeriksaan dan pengisian dilanjutkan sampai penderita merasakan keinginan kuat untuk miksi. Jika mungkin, posisi miksi pada pasien pria yang paling mudah adalah posisi berdiri. Pasien wanita dapat duduk. Pengambilan foto radiografi selama miksi termasuk posisi oblik ureter distal, vesica urinaria dan uretra.
v  Oblik
v  RPO
v  PP        : Supine
v  PO       : Pelvis bagian kiri diangkat sehingga pelvis membentuk sudut 30-60 derajat dengan meja pemeriksaan.
v  CR       : Vertikal tegak lurus dengan kaset
v  CP       : uretra
v  Kondisi     kV  : 73    mAS  : 22
v  Kaset menggunakan lysolm diletakkan dibawah obyek.

v  Posisi LPO
v  PP        : Supine
v  PO       : Pelvis bagian kanan diangkat sehingga pelvis membentuk sudut 30-60 derajat dengan meja pemeriksaan.
v  CR       : Vertikal tegak lurus dengan kaset/caudat 5 derajad
v  CP       : Pertengahan antara SIAS-Sympisis pubis
v  Kondisi           kV  : 73           mAS  : 20
v  Kaset menggunakan lysolm diletakkan dibawah obyek.

v  Posisi Lateral
v  PP        : Supine
v  PO       : Pelvis dirotasikan sehingga pelvis membentuk sudut 90 derajat dengan meja pemeriksaan.
v  CR       : Vertikal tegak lurus dengan kaset
v  CP       : Pertengahan antara SIAS-Sympisis pubis
v  Kondisi  kV  : 85        mAS  : 36
v  Kaset menggunakan lysolm diletakkan dibawah obyek.
Kriteria Gambaran
Ø  Terlihat saluran ureter , blass dan proksimal uretra terlihat
Ø  Tulang pubis terproyeksi dibawah blass dan proksimal uretra.
Ø  Selama micturating cysto Urethrography, uretra posterior terlihat dilatasi. Kadang tidak terlihat,  tetapi karakteristik uretra posterior adalah gambaran suatu balon.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar