Laman

Friday, June 17, 2011

Radiographic Exposure Manipulation and Control


q  Radiographic exposure adalah energi radiasi sinar x yang digunakan untuk menggambarkan bagian tubuh untuk mendapatkan informasi diagnostik. 
q  Faktor yang mempengaruhi kuantitas dan kualitas sinar x yg digunakan disebut expose
q  Kuantitas radiasi berdasarkan pada intensitas radiasi (dihitung dlm mAs).
q  Kualitas radiasi ditunjukkan oleh daya tembus sinar x (dihitung dlm half value layer / HVL)
q  Empat faktor-faktor eksposi yang utama adalah kVp, mA, waktu eksposi (s), dan SID. mA dan s biasanya kombinasikan mAs.
FACTOR EKSPOSI
q  Ketika akan melakukan pemeriksaan radiografi, radiografer akan mengatur beberapa faktor yaitu : kVp, mAs, dan SID. Pengaturan ini berdasarkan pada ketebalan obyek, no atom, dan peralatan tambahan yang digunakan.
q  Standard SID, yang digunakan adalah, 100 cm dari meja pemeriksaan  dan untuk pemeiksan thorax adalah 180 cm.
q  Penggunaan SID yang panjang akan mengurangi magnifikasi, mengurangi kekaburan akibat focal spot, namun mAs yang dibutuhkan juga semakin besar.

MANIPUKASI FACTOR EKSPOSI
q  Perubahan kVp akan mempengaruhi penetrasi, radiasi hamburan, dosis pasien, dan terutama kontras. Secara umum,untuk mendapatkan OD yang sama perubahan kVp juga harus dibarengi dengan perubahan mAs.
q   Peningkatan kVp sebesar 15% yang disertai dengan pengurangan setengah dari nilai mAs akan dihasilkan OD yang sama.
KVp
q  Dengan peningkatan kVp akan meningkatkan energi sinar x dan memperbesar daya tembusnya. Semakin besar energy akan berpengaruh pada Compton Effect dan menghasilkan radiasi hambur yang lebih besar dan meningkatkan noise.
q  kVp akan mempengaruhi contras radiograf karena akan menaikkan noise. Penambahan kvp akan mengurangi kontras radiograf
mA dan s
q  mA
            Pemilihan nilai mA menentukan jumlah dari sinar-X yang di hasilkan dan kuantitas radiasi.
q  s (Exposure Time
            Waktu eksposi biasanya dibuat sesingkat mungkin, hal ini bertujuan untuk memperkecil dosis pasien, motion blur (unsharpnes movement) karena pergerakan pasien.

Mas
q  mA and s (seconds) biasanya digabung dan digunakan sebagai faktor mAs.
q  mAs menentukan jumlah sinar x pada berkas utama dan kuantitas sinar x.
q  mAs controls kuantitas radiation, optical density and dosis pasien.
q  mAs = mA x s
q  mA (first exposure) x s (first exposure)             = mA (second exposure) x s (second exposure)
 
    mA1       s1
   ------------- = ----------
    mA2       s2


Question 1 :
Suatu teknik pemeriksaan menggunakan 600 mA pada 200 ms (0,2 s). Berapa nilai mAs?
Answer 1 :
mA      = mA . S
            = 600 . 0,2
            = 120

 
Question 2 :
Suatu pemeriksaan abdomen membutuhkan 300 mA dan 200 ms. Pasien tidak mampu untuk  menahan nafas sehingga menghasilkan blur motion.untuk mengurangi blur motion berapa waktu (s) yang dibutuhkan jika menggunakan 500 mA?

Answer 2 :
dik       :           mA1 = 300
                        mA2    = 500
                        S1       = 200 ms
dit        :           S2….?
Jwb     :



            :           300     200
                                 =
                        500     S2
                        300 S2           = 100000
                        S2       = 333,3

JARAK
Persamaan (mAs vs SID)
    mAs(2)      SID2(2)
   ------------------ = ------------------
    mAs(1)      SID2 (1)
Question 3 :
Suatu pemeriksaan membutuhkan 20 mAs pada SID 180 cm. Jika jarak SID dirubah menjadi 90, berapa mAs baru yang dibutuhkan?
Answer 3 :
dik       :           mAs1  = 20
                        SID 1  = 180 cm
                        SID 2  = 90
dit        : mAs2…?
Jwb     :
    mAs(2)      SID2(2)
   ------------------ = ------------------
    mAs(1)      SID2 (1)

            : mAs2            (90) 2
                                      =
            :   20    (180) 2
            : 32400 mAs  = 8100 x 20
            : 32400 mAs  = 162000
            :      mAs         = 5

VARIASI mAs,kv dan dentitas gambar
q  Dalam prakteknya kita harus mengetahui pengaruh perubahan kVp dan mAs pada densitas gambaran.
q  Jika perubahan dibuat dalam satu faktor, perubahan apa yang harus dibuat untuk mendapatkan  suatu kontras rata-rata pada densitas gambar
q  Untuk menghasilkan kontras gambar yang relatif sama maka digunakan persamaan :
 
      mAs1        kV2
   ---------------- =     ---------          
    mAs2        kV1

Jika tidak menggunakan IS maka persamaan yang digunakan menjadi  :
    mAs1        kV2
   ---------------- =     ---------          
    mAs2        kV1

FILM SPEED
q  Penggunaan IS dan film dengan kVp tetap akan berpengaruh pada mAs. Semakin tinggi speednya maka mAs akan berkurang.
q  Perubahan speed relatif dalam suatu pemeriksaan maka nila mAs akan dikalikan dengan  m/n.
q  Question 6 :
            Di dalam teknik yang tertentu kombinasi film-screen memiliki speed relatif  2 memerlukan 60 mAs pada 70 kVp, jika kVp tetap dan kombinasi film-screen memiliki speed relatif dibuah menjadi  3, maka mAs baru yang diperlukan adalah ? (2/3 x 60) mAs.

   FE2  = m    x FE1   Keterangan:  FE2 = Faktor eksposi baru

               n                   FE1 = Faktor Eksposi 1

                                      m   = Speed film 1
                                       n   = Speed film 2
                                   
Answer 6 :
 
Jwb     : 2     x 60
              3
            : 120
                3
            : 40

GRID EKSPOSURE
q  Grid Farktor akan selalu lebih besar dari 1 karena faktor eksposi yang diperlukan dengan grid akan selalu lebih besar dibanding tanpa grid.
q  Grid faktor  naik seiring peningkatan  kV karena peningkatan kV disertai dengan peningkatan radiasi hambur yang mencapai film.
q  Dengan demikian grid akan  mencegah hamburan dari densitas gambaran, tidak seperti expose tanpa mengguakan grid.

No comments:

Post a Comment