Laman

Sunday, September 2, 2012

Penggunaan Grid untuk Perangkat Digital Imaging (CR dan DR)

Dalam radiologi digital, kontras gambar dapat diubah dengan manipulasi digital. Namun hal ini juga harus sesuai dengan parameter gambar yang relevan.
 
Bila kemungkinan dengan penggunaan CR, maka teknologi radiologis harus menggunakan perangkat kotak reciprocating atau Potter-Bucky yang menyebabkan grid bergerak sebelum paparan radiografi. Hal ini akan mengakibatkan pegerakan sehingga menimbulkan "kekaburan". Dimana garis grid akan keluar   dan tidak memungkinkan untuk tampil di akhir gambar . Hal ini juga penting untuk melihat bagaimana pembaca gambar kaset CR-scan, laser akan paling sering tegak lurus memindai piring fosfor photostimulable.

Jika sepanjang sistem scan CR  memiliki sumbu pendek dari layar fosfor (sumbu yang sama seperti grid dimensi pendek), sehingga teknologi ini harus memastikan frekuensi grid (tidak rasio grid) sedikit lebih tinggi dari frekuensi scan. Agar mencegah efek aliasing / moire. Bila menggunakan CR dan grid dalam lingkungan mobile atau stasioner, maka sangat diperlukan spesifik jaringan frekuensi (spasi) pada grid.

Sebagai contoh, adalah salah satu rekomendasi  bahwa garis grid akan berjarak pada 178 LPI, atau 70 garis / cm, untuk menghindari efek moire. Efek moire adalah artefak penjumlahan disebabkan oleh sinar laser scanning yang tumpang tindih dengan garis struktur grid . Sehigga pada bila pada gambar memiliki efek moire, maka gambar tersebut harus diulang.

No comments:

Post a Comment